Kamis, 02 Juli 2020

TUTORIAL MENYELAMATKAN BANGSA


TUTORIAL MENYELAMATKAN BANGSA

TRAINING TREE
TADRIBUL QOLB (MELATIH HATI) SUPAYA MENJADI MUSLIM YANG KAFFAH

Qolbun Mayyit (Hati yang Mati), Apa Itu?
Hati yang mati tak ubahnya seperti jasad yang tidak bernyawa. Kendati dicubit, dipukul bahkan diiris sekalipun, ia tidak akan merasakan apa-apa.

“Dan siapakah yang lebih dzalim daripada orang yang yang telah diperingatkan dengan ayat-ayat dari Tuhannya lalu ia berpaling daripadanya dan melupakan apa yang telah dikerjakan oleh kedua tangannya? Sesungguhnya kami telah meletakkan tutupan di atas hati mereka (sehingga mereka tidak) memahaminya, dan (kami letakkan pula) sumbatan di telinga mereka. Dan kendatipun kami menyeru mereka kepada petunjuk, niscaya mereka tidak akan mendapat petunjuk selama-lamanya.” (QS. Al Kahfi [18]:57)
Dalam surat lain Allah Swt., berfirman: “Allah telah menutup hati dan pendengaran mereka, dan pada penglihatan mereka ada penutup; dan bagi mereka azab yang berat.” (QS. Al Baqarah [2]:7)

Bagi orang yang hatinya sudah mati, saat melakukan perbuatan baik atau buruk, dirasakannya sebagai hal yang biasa-biasa saja; tidak memiliki nilai sama sekali. Bahkan ia akan merasa bangga dengan masa lalunya yang selalu dipenuhi perbuatan buruk; mencuri, berzina, menipu dan sebagainya.

Kalaupun ia berbuat kebaikan sekecil apa pun, itu hanya akan membangkitkan rasa bangga diri, rindu pujian serta penuh ujub dan takabur.

Ada 2 ciri utama Qalbun Mayyit (Hati Yang Mati), yaitu :

1. Selalu menolak akan kebenaran dari Allah SWT.

2. Selalu melakukan kerusakan / berlaku zhalim sesama makhluk hidup bahkan terhadap dirinya sendiri.

Dalam riwayat Ibrahim bin Adam yang sedang berjalan dipasar Basrah, lalu orang-orang yang berada dipasar tersebut mengerumuninya dan seraya bertanya: Wahai Ibrahim bin Adam, kami sudah memanjatkan do`a tetapi mengapa do`a-do`a kami itu belum juga dikabulkan oleh Allah SWT? lalu Ibrahim bin Adam  menjawab: Karena hati kalian telah mati oleh beberapa hal :

1. Kalian mengenal Allah tetapi tidak menunaikan kewajibannya.

2. Kalian mengakui mencintai Rasulullah, tapi meninggalkan sunnahnya.

3. Kalain membaca Al-Quran, tapi kalian tidak mengamalkan isi kandungannya.

4. Kalian sangat banyak diberi nikmat karunia, tapi kalian tidak mensyukurinya.

5. Kalian selalu mengatakan bahwa syetan itu musuh kalian, tetapi kalian mengikuti langkahnya.

6. Kalian mempercayai surga itu ada, tetapi tidak berbuat amal untuk mengantarkannya kesana.

7. Kalian mempercayai neraka itu ada, tetapi kalian tidak lari dari panas siksanya.

8. Mengakui bahwa kematian itu benar adanya, tetapi kalian tidak mempersiapkan diri untuk    menghadapi kematian tersebut.

9. Kalian sibuk mengurusi kekurangan orang lain, akan tetapi kalian lupa pada kekurangan diri kalian sendiri.

10. Kalian mengubur jenazah, akan tetapi tidak mengambil pelajaran dari peristiwa tersebut.

Pendek kata, mereka tidak dapat memperhatikan dan memahami ayat-ayat Al Quran yang mereka dengar dan tidak dapat mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran Allah yang mereka Lihat di cakrawala, di permukaan bumi dan pada diri mereka sendiri.

Hati Bersih, Hidup Sejahtera, Mati Bahagia

Kamis, 18 Juni 2020

TUTORIAL MENYELAMATKAN BANGSA


TUTORIAL MENYELAMATKAN BANGSA
TRAINING TWO
 
TADRIBUL QOLB (MELATIH HATI) SUPAYA MENJADI MUSLIM YANG KAFFAH
Pembaca yang baik,

Untuk lebih terarahnya pemahaman maka Penulis menetapkan bahwa yang penulis maksud dalam pembahasan Tadribul Qolb disini adalah qolb dalam pengertian suatu organ tubuh yang terletak didada manusia sebagai tempat bertarungnya pengaruh kebaikan dan kejahatan. Oleh karena itu Qolb selalu terbolak-balik dan mengharu biru bergejolak.

Hati bisa bermakna sebagai sesuatu yang terkandung di dalam tubuh dan menjadi tempat segala aktivitas batin; senang, sedih, suka, benci, sabar, dendam, rasa pengertian, dan lainnya.

Suasana hati itu dapat mempengaruhi perilaku atau penampilan diri. Hati yang senang akan menampakkan keceriaan, hati yang sedih akan menampakkan kemurungan, hati yang benci akan menampakkan kesinisan bahkan bengis, dsb. Maka disinilah perlu Tadribul Qolb untuk pembimbing menuju Hati yang Kaffah. Hal ini disebabkan karena Manusia sebagai pelaku hati yang dibina telah dibimbing sesuai dengan yang dibutuhkan, hingga paham bagaimana mana menata hati agar tidak kacau, ragu, tidak paham atau rasa lain seperti tak tau.
Supaya bisa memposisikan hati, maka hati itu dapat di bagi tiga jenis:
1.     Qolbun mayyit hati yang mati. Ketertutupan dan kekerasan hatinya tidak akan bisa menerima cahaya kebenaran Islam. Apa ciri orang yang hatinya mati? Ya seperti orang yang mati tidak bisa dinasehati. Allah Ta'ala berfirman: "Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar). (QS Al-Baqarah: 18)
2.      Qolbun maridh. Inilah hati yang sakit. Merasa sedang mencari jalan selamat, tapi sebenarnya celaka. Misalnya, ibadah diwarnai bid'ah atau me-nyelewengkan ayat-ayat Alquran menjadi mantra untuk pemenuhan hawa nafsu belaka. Sifat munafik termasuk hati yang sakit ini. Sebagaimana firman Allah, yang artinya: ''Dan apabila mereka berjumpa dengan orang yang beriman, mereka berkata: 'Kami telah beriman'. Tetapi apabila mereka kembali kepada setan-setan (para pemimpin) mereka, mereka berkata: 'Sesungguhnya kami bersama kamu, kami hanya berolok-olok'.'' (QS Al-Baqarah [2]: 14).
3.     Qolbun salim atau hati yang selamat. Ia selalu condong pada kebenaran dengan hanya mengikuti ajaran Islam berdasarkan Alquran dan hadis. Firman Allah SWT, yang artinya: ''Hanya ucapan orang-orang mukmin, yang apabila mereka diajak kepada Allah dan Rasul-Nya agar Rasul memutuskan (perkara) di antara mereka, mereka berkata: 'Kami mendengar dan kami taat'. Dan mereka itulah orangorang yang beruntung.'' (QS An-Nur [24]: 51).

Hati Bersih, Hidup Sejahtera, Mati Bahagia

Jumat, 12 Juni 2020

TUTORIAL MENYELAMATKAN BANGSA


TUTORIAL MENYELAMATKAN BANGSA



TRAINING ONE
 
TADRIBUL QOLB (MELATIH HATI) SUPAYA MENJADI MUSLIM YANG KAFFAH

Pembaca yang budiman,
Supaya mudah dipahami dan dimengerti hal yang dimaksud oleh penulis tentang Tadribul Qolb atau Melatih hati. Maka Akan sangat membantu sekali apabila pembaca telah paham dengan maksud dan tujuan penulis.

Maksud dari Tadribul atau Melatih,
Melatih yang penulis maksud disini adalah dapat diartikan dengan mengajarkan seseorang dan sebagainya agar terbiasa (mampu) melakukan sesuatu; membiasakan diri (belajar). Jadi seseorang yang diajarkan tersebut  telah bisa melakukan sendiri sesuatu yang diajarkan tanpa ada orang lain lagi yang membantu atau mengarahkanya. Bisa kita contohkan dalam kehidupan sehari-hari, saat kita melatih anak kita untuk setiap bangun tidur dan mau tidur kembali untuk membiasakan mengosok gigi, dalam hal ini kita yang melatihnya harus menyiapkan segala hal yang dibutuhkan dalam proses gosok gigi tersebut seperti sediakan air bersih, pasta gigi dan lainnya. Namun tentu tidak cukup dengan persiapan secara material saja kita sebagai pelatih  anak, supaya anak membiasakan gosok gigi tersebut harus menjelaskan manfaat baik dan akibatnya bila tidak membiasakan mengosok gigi tersebut juga harus dijelaskan kepada anak tersebut.

Memahami Pengertian Hati

Pembaca yang baik hati,
Menurut wikipedia Hati adalah kelenjar terbesar di dalam tubuh, terletak dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya di bawah diafragma berwarna kecoklatan. Berdasarkan fungsinya, hati juga termasuk sebagai alat ekskresi. Hal ini dikarenakan hati membantu fungsi ginjal dengan cara memecah beberapa senyawa yang bersifat racun dan menghasilkan amonia, urea, dan asam urat dengan memanfaatkan nitrogen dari asam amino. Proses pemecahan senyawa racun oleh hati disebut proses detoksifikasi.

Hati mendapat suplai darah dari pembuluh nadi (arteri hepatica) dan pembuluh gerbang (vena porta) dari usus. Hati dibungkus oleh selaput hati (capsula hepatica). Hati terdapat pembuluh darah dan empedu yang dipersatukan selaput jaringan ikat (capsula glison). Hati juga terdapat sel-sel perombak sel darah merah yang telah tua disebut histiosit.

Hati dalam bahasa Arab adalah Qolb, yang kemudian di-Indonesiakan menjadi kalbu. Ada dua pendapat berkenaan dengan pengertian Qolb:

Pertama, Qolb adalah suatu lintasan perasaan pada diri manusia tapi tak berwujud sebuah benda atau anggota tubuh. Ia adalah sesuatu yang abstrak, yang hanya bisa dirasakan.

Kedua, Qolb adalah suatu organ tubuh yang terletak didada manusia sebagai tempat bertarungnya pengaruh kebaikan dan kejahatan. Oleh karena itu Qolb selalu terbolak-balik dan mengharu biru bergejolak. Inilah pendapat yang lebih kuat karena didukung firman Allah sebagai berikut:

Artinya; Maka Apakah mereka tidak berjalan di muka bumi, lalu mereka mempunyai hati yang dengan itu mereka dapat memahami atau mempunyai telinga yang dengan itu mereka dapat mendengar? karena Sesungguhnya bukanlah mata itu yang buta, tetapi yang buta, ialah hati yang di dalam dada.(QS. Al-Hajj:46)

Pembaca yang baik demikian landasan dasar pelatihan kita, yok kita tunggu training selanjutnya.

TUTORIAL MENYELAMATKAN BANGSA

Secman Five Melatih Hati Qalbun salim (kalbu yang selamat) Kata salîm berasal dari verba salima (selamat). Secara bahasa, qalb...